Sri Sugiastuti

Mendidik dengan hati, berdakwah lewat tulisan, membaca dengan kaca mata 5 dimensi,selalu ingin berbagi dan menjaga silahturahmi. Tulisan adalah warisan yang ber...

Selengkapnya

Berbagi Ceria di Bulan Muharram

Berbagi Ceria di Bulan Muharram

Oleh : Sri Sugiastuti

Pada bulan Oktober ini masih masuk Bulan Muharram komunitas pengajian kami Umi Masyitoh selalu merayakan Muharram dengan kegiatan bersama anak yatim piatu. Tahun ini acara digelar di taman Balekambang dengan mengundang 35 anak yatim piatu yang ada di lingkungan Kelurahan Manahan Solo. Sedangkan 30 ibu-ibu anggota pengajian ikut dalam kegiatan ini.

Anak-anak didampingi oleh salah satu kader kelurahan yang memang menangani kesejahteraan anak-anak. Kegiatan itu digelar di pagi hari yang cerah di bawah rindangnya pohon yang ada di sekitar Taman Balekambang. Taman peninggalan Kerajaan Mangkunegaran yang yang letaknya tak jauh dari rumah. Pagi ini saya mendapat tugas sebagai pembawa acara dalam kegiatan yang diberi tema pengajian Berbagi ceria untuk anak Indonesia. Saat ini memang jadi salah satu paru-paru kota Solo sekaligus sebagai tempat refreshing yang murah meriah.Tanpa tiket masuk, cukup membayar uang parkir kendaraan.

"Pengajian Umi Masyitoh berbagi ceria dengan anak Indonesia". Ya terlihat tema yang dipasang diantara dua pohon rindang itu. Mengapa disebut anak Indonesia mungkin itulah yang paling tepat daripada dikatakan sebagai anak yatim piatu karena dalam kegiatan itu cucu dan anak dari ibu-ibu anggota pengajian Umi Masyitoh juga ikut bergabung.

Acara ini dimulai tepat pukul 08.00 di arena terbuka, di sebuah taman dengan suasana yang sejuk kami bisa menghirup oksigen sebanyak-banyaknya. Tentu saja hal ini membawa aura positif untuk setiap pengunjung.

Alhamdulillah acara bisa berjalan dengan lancar.Diawali dengan acara seremonial dan dibuka dengan pembacaan surat Al Fatihah bersama. Sedangkan susunan acara yang ada; Pembukaan, sambutan ketua pelaksana atau koordinator yang disampaikan oleh sahabat saya ibu Yulin kemudian dilanjutkan dengan sambutan ketua yang saat ini juga diwakilkan oleh Bu Diah Haryo Dipo.

Sebenarnya ibu ketua pengajian adalah ibu Suwarno, seorang ibu yang berusia 86 tahun tapi masih sehat penuh semangat dan memiliki daya ingat yang luar biasa. Saat ini beliau sedang di London, menghadiri cucunya yang wisuda S3. Beliau di usianya yang tidak muda lagi masih diberi kesempatan keliling Eropa. Beliau salah satu tokoh teladan yang patut dicontoh semangat nya.

_Eit_.Kembali ke Taman Balekambang. Waktu bergulir acara pun tiba pada pemberian bingkisan atau tali asih kepada 2 anak yang berhak menerima yaitu 1 anak perempuan, ia Mbak Fitri dan satu lagi Mas Ari. Ada yang jadi perhatian untuk kondisi fisik Mas Ari, jujur saya merasa prihatin karena dia tumbuh tidak normal pada bagian mata dan otaknya.

Sebagai pembawa acara saya berhadapan dengan nya. Ketika diperhatikan mata Mas Ari selalu melihat keatas dan tanpa ada sebab yang jelas dia sering tersenyum sendiri. Bila diminta memilih tentu orang tua mana yang ingin memiliki anak yang cacat. Tapi anak itu amanah Allah yang wajib dirawat dan diasuh dengan baik.

Setelah ditutup dengan doa, acara inti pertama selesai. Tdak afdol bila selesai acara resmi, tidak ada sesi berfoto ria. Maka setelah acara ditutup dengan membaca Hamdalah bersama, sesi foto pun dimulai ini yang paling heboh dan cukup membuat semua yang hadir geregetan. Mas Ari jadi tokohnya yang selalu berdiri di tengah-tengah temannya atau juga di antara ibu-ibu.

Sampai pada acara inti yang kedua. Ini sangat kami tunggu, kegiatan ini membagi dua kelompok yaitu kelompok anak-anak dan k anak yatim dan ibu-ibu. Khusus untuk kelompok anak-anak mereka dipandu oleh beberapa remaja yang cukup profesional mengajak mereka outbound.

Kami menyediakan anggaran khusus. Alhamdulillah mendapat diskon 50 persen dari EO outbound. Anak-anak sangat antusias dalam kegiatan yang menarik dari ini. Mereka dipandu, mulai bernyanyi menari bergerak dan berbagai permainan yang menghibur. Ketika saya lirik dan mengamati sejenak ternyata anak-anak sangat menikmati dan kreativitas dari kakak remaja tadi cukup bervariasi dan dapat menghibur peserta outbound pada pagi hari ini.i
Ibu-ibu anggota pengajian Umi Masyitoh tak mau kalah. Kami yang hadir pada pagi hari ini dari rumah sudah membawa rasa penasaran karena sebelum hari H di tempat pengajian sudah diumumkan bahwa besok khusus untuk ibu-ibu ada kegiatan outbound juga.Temanya relaksasi untuk pernapasan dan ini sangat bermanfaat untuk orang yang ingin sehat dan orang yang memiliki berbagai macam penyakit.

Sebagai pembukaan bu Tavia yang memandu acara outbound untuk ibu-ibu menyampaikan kalimat yang sangat super yaitu diingatkan bahwa setiap hembusan napas mutlak milik Allah. Dengan kata lain kita sebagai manusia tidak punya hak apa-apa ketika Allah mencabut nyawa dan napas tidak bisa berhembus lagi di dalam tubuh kita dengan kata lain jantung hati kita Berhenti berdetak.

Outbound kali ini Bu Tavia menerangkan betapa pentingnya relaksasi pernapasan yang diawali dengan mensetting pikiran kita untuk ikhlas dan pasrah ketika harus mengobati diri sendiri dengan cara mengatur pernapasan.

Kalimat yang sempat saya catat dan ini memang sangat penting yaitu ketika kita dilanda sakit,
dan kita ingin mengobati penyakit yang ada di tubuh kita maka kita harus menyeting pikiran kita dengan kalimat yang positif. Misalnya
Yaa Allah walau kepala saya sedang pusing sampai di level 5 ini, hamba ikhlas dan pasrah. Engkau lah yang maha penyembuh. Sembuhkan lah yaa Allah.

Pikiran tenang, full konsetrasi pada permohonan, pejamkan mata sambil menarik dari hidung keluarkan perlahan-lahan melalui hidung. Dan ulangi sebanyak 7 kali.Lalu rasakan apa yang terjadi.

Sayang nya saya tidak bisa mengikuti acara ini hingga tuntas. Masihkah ada acara silaturahmi 3 bulanan. Kami sebagai penerima tamu atau Shohibul bait,harus menyiapkan pernak-pernik nya. Akhirnya saya berpamitan. Ada rasa yang kurang ikhlas ketika harus meninggalkan acara yang belum usai.Tapi itu harus dijalani ada kegiatan lain menanti.


Menulis untuk melawan lupa dan berbagi

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Hari-hari bunda selalu penuh dengan kegiatan yang membawa keberkahan. Semoga bunda sehat-sehat selalu ya bunda. Sukses menyertai langkah bunda. Barakallah.

11 Oct
Balas

Luat biasa kegiatan anak yatim membawa kebahagian tersendiri, berkshnya luar biasa. Barakallah bu

11 Oct
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali