Sri Sugiastuti

Mendidik dengan hati, berdakwah lewat tulisan, membaca dengan kaca mata 5 dimensi,selalu ingin berbagi dan menjaga silahturahmi. Tulisan adalah warisan yang ber...

Selengkapnya
HIDAYAH HARUS DICARI AGAR TAK MERUGI

HIDAYAH HARUS DICARI AGAR TAK MERUGI

Hidayah Harus Dicari Agar Tidak Merugi.

Oleh : Sri Sugiastuti

Umar Bin Khatab menjelang menerima kunci gerbang pintu masuk Baitu Maqdis dari Raja Heraklius.Beliau merasakan betapa mulianya setelah masuk Islam. Leaknya bukan pada orang yang memuliakan dia sebagai kalifah. Tapi disebabkan karena hidayah Islam yang diterimanya. Dia juga merasakan bahwa kemuliaan itu letaknya di hati. Alhamdulillah. Konon Umar dan ajudannya saling bergantian menaiki onta ketika harus menempuh perjalanan kurang lebih 800 Km. Umar sebagai seorang Pemimpin rela berbagi lelah dengan ajudannya. Adakah pemimpin kita yang sanggup meniru sikap Umar saat itu.

Umar menolak pencitraan diri tapi menjalankan praktek pencitraan Islam. Dia tampil apa adanya berdiri sebagai . Betapa tingginya nilai hidayah Islam. Seperti yang diterangkan Allah dalam firmanNyaQS; Al An’am 6:125. Betapa orang yang mendapat petunjuk dari Allah itu dadanya akan lapang sedang yang tidak mendapat petunjuk dadanya jadi sempit, seperti mendaki gunung yang tinggi dan kehabisan oksigen, begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang yang tak beriman.

Apa saja tanda-tanda orang yang hatinya dilapangkan oleh Allah. Diantaranya adalah:

1. Selalu siapa kembali ke kampung akherat yang bersifat kekal. Hati yang benar-benar lapang merupakan awal dari perjalanan ke kampung akherat.

2. Selalu siap meninggalkan kehidupan dan keindahan dunia yang bersifat semu,kapan saja. Ya dunia boleh dalam genggaman tapi harus tidak ada di hati kita. Jangn biarkan cinta dunia bersemayam di hati kita.

3. Selalu siapa untuk mati sebelum kematian itu datang. Kapan? Tidak Tahu. Ingatlah perintah untuk taqa” Jangnlah kau mati kecuali dalam keadaan Islam”. Mari bertahap kehidupan kita diatur secara islam, selalu ada proses peningkatan . Jadi bila suatu saat dipanggil sudah dalam keadaan Islam. Karena semua harta benda ketika mati tidak akan dibawa.

Indahnya Islam itu harus dipahami sehingga mengikkuti syariat Islam itu sebagai kebutuhan hati. Sedang gambaran secara visual ada di QS Al An’am O;122. Yang diterjemahkan oleh Ibnu Katsir. Mereka yang rusak imannya, yang suka bergosip dan menyia-nyiakan waktu. Mereka itu dianggap mati bagaikan pocong tidak dianggap oleh Allah.SWT,padahal mereka masih hidup. Jangan sampai jadi timun bongkok walaupun jumlahnya banyak tapi tidak ada harganya Merugi lah orang yang seperi ini tidak masuk hitungan. Derajatnya sangat rendah di mata Allah

.

Dalam firman Allah di QS Al Isra’:17:9 Al Qur’an sebagai petunjuk ke jalan yang lurus. Dan memberi kabar gembira kepada rang mu’min yang beamal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar. Al Qur’an yang membuat orang berjalan dengan enak, kemudian juga beramal saleh dengan ikhlas dan benar.

Sedang untuk mempraktekan Al Qur’an, teladanilah Rasulullah SAW. Dalam QS .Al Ahzab 33:21. “Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah suri tauladan yang baik bagimu yaitu orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut nama Allah. Sedang dalam hadist pun dikatakan bahwa akhlak nabi Muhammad SAW adalah Al’Qur’an.

Ayat inilah pokokyang utama dalam meneladai Rasulullah SAW dalam segala ucaoan,perbuatan dan keadaanya.

Ini ada beberapa tips agar hidup sesuai Al’Qur’an.

1. Efisien terhadap waktu. Karena waktu itu terbatas. Jangn lah waktu itu dibagi dalam tiga hal ! 8 jam untuk tidur, 8 jam ketiduran dan 8 jam lagi tidur tiduran. Kapan kerja dan ibadahnya???

2. Efektif dalam menggunakan waktu.Aturlah agar tidak ada waktu yang terbuang sia-sia. Bijak lah dengan waktu yang 24 jam itu. Apa saja yang bisa diperbuat.

3. Selektif memilih kegiatan. Pandai memilah mana yang lebih penting mana yang kurang penting. Jadi ada skala prioritas dalam memanfaatkan waktu Ambil yang diyakini benar dan sangat bermanfaat.

Semoga dengan tulisan amat sederhna ini kita mendapat hidayah dan tak akan merugi dunia akherat.Amin

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Alhamdulillah, jazakumullah khoiron katsiro untuk artikel penuh ibrah ini, bunda. Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, bunda.

10 Oct
Balas

Semangat dan sehat selalu juga buat bu Nana

10 Oct

Mantap sekali...menambah iman orang yg tlah membacanya...

10 Oct
Balas

kadang kita hanya mengatakan belum dapat hidayah.

10 Oct

Alhamdulillah, sangat bermanfaat postingannya

10 Oct
Balas

Alhamdulillah sebagai pengingat hati sendiri Pak

10 Oct

Luar biasa paparan yg komptehensif. Barakallah

10 Oct
Balas

Alhamdulillah, indahnya berbagi

10 Oct

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali