Sri Sugiastuti

Mendidik dengan hati, berdakwah lewat tulisan, membaca dengan kaca mata 5 dimensi,selalu ingin berbagi dan menjaga silahturahmi. Tulisan adalah warisan yang ber...

Selengkapnya
HIDUP ITU PILIHAN, SIAPA TAKUT!!!

HIDUP ITU PILIHAN, SIAPA TAKUT!!!

Hidup itu pilihan. So ketika kita memdampngi dan mengawal anak, maka berilah kesempatan pada anak untuk memilih. Dan beri panduannya juga jelaskan dari tiap yangg jadi pilihannya.

Jangan lupa ya. Anak juga ingin memilih apa yang mereka inginkan dan rencanakan, atau yang ada dalam benaknya. Beri anak kesempatan. Biarkan anak memilih bidang yang diminati. Seorang yang mempunyai cita-cita besar, memerlukan kesempatan untuk mengasah ketrampilan, belajar berorganisasi, dan memberi kesempatan pada anak untuk mendapatkan pengalaman berinteraksi dengan orang lain.

Anak yang diperbolehkan memilih tapi dengan syarat tertentu, akan lebih percaya diri dan bisa berprestasi lebih baik, dibanding dengan anak yang mengerjakan sesuatu bukan karena pilihannya.Rasa tanggung jawab dan kesungguhannya tidak optimal. Ia meras tidak suka dan ada unsure keterpaksaan.

Sebagai orang tua kita boleh dan sah sah saja menentukan pilihan pada anak atau mengarahkannya. Tapi jangan sekali kali orang tua memaksa apa yang bukan menjadi pilihan anak. Hal ini akan berakibat fatal. Keterpaksaannya menerima pilihan orang tua bisa membuatnya gagal atau mengerjakannya setengah hati alias tidak optimal. Bakat yang ia miliki jadi tenggelam dan mengakibatkan ia frustasi.

Ketika orang tua memberi kesempatan kepada anak untuk memilih, secara tidak lansung sekaligus ia memberi kesempatan pada anak melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri. Apakah si anak sedang tertarik melakukan sesuatu ayng dianggapnya penting dan sangat dibutuhkan. Orang tua cukup mengawasi dan tidak perlu dikritik tapi diberi masukan baik dan buruknya tentang pilihan yang diambil anak tersebut. Orang tua harus meberikan penghargaan pada anak ketika ia dapat melakukan sesuatu untuk dirinya sendiri. Ketika usia anak bertambah dan lebih matang maka secara alami ia menginginkan melakukan banyak hal untuk dirinya sendiri.

Kesempatan memilih yang diberikan orangtua kepada anaknya bias menjadikan suatu tantangan yang positif bagi anak. Ia harus konsekwen dengn pilihannya. Setelah itu tugas orang tua mendorong pada anak untuk mencoba melakukan hal-hal dan tantangan yang baru. Hal ini akan membuat anak memiliki perasaan kompeten. Disini diperlukan kehati-hatian orang tua dalam memberikan atau mengizinkan apa yang jadi pilihan anak apakah mengandung unsure bahaya atau tidak.

Yang dimaksud dengan memilih disini bisa juga berupa pilihan atau keputusan yang diambil anak untuk menentukan sekolah, makanan atau sesuatu yang berhubungan dengan dirinya. Sebaiknya orang tua harus mulai mendorong anak dalam membuat keputusan sejak anak-anak usia dini. Pilihan yang diberikan harus sederhana, misalnya membiarkan anak memilih mana pakaian yang ingin ia pakai.setelah anak semakin dewasa, dorong anak untuk membuat pilihan yang lebih kompleks. Anak-anak belajar membuat pilihan yang baik dengan diberikan kesempatan memilih berbagai pilihan.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Prinsipnya pilihan anak harus tetap terkontrol oleh orang tua ya Bunda ...

10 Apr
Balas

Betul sekai Pak Sang pembelajar Selamat beraktivitas

10 Apr

Gadis kecil saya mulai memilih baju dan makanan yang dia mau...bun...terimaksih bunda

10 Apr
Balas

Iya Bu Dyah itu saat saat yang menyenangkan sambil memperhatikan kira kira apa passion nya kelak

10 Apr

Termasuk memilih pekerjaan dan jodoh ya Bu?

10 Apr
Balas

Iya.sudah bukan zaman Sit Nurbaya.tapi tetap mengawal nya dgn berbagai pengertian

10 Apr

Anak harus bisa memilih dan bertanggung jawab atas pilihannya...njih Bund ? Orang tua membimbing dan mengarahkan. Jazakillah khoir Bunda. Baarakallah.

10 Apr
Balas

Dan seperti nya Bu Nana sudah menerapkan pada buah hati nya ya.. Barakallah Bu

10 Apr

Terkadang dg anak kita perlu main tarik ulur sesuai porsinya ya bu..

10 Apr
Balas

Ini dia salah satu seni mendidik anak Gmn maksud kita yg baik itu bisa diterima mereka

10 Apr

Orang tua tetap membimbing ya Bun..

10 Apr
Balas

Iya??kdg sdh dibimbing jg masih banyak yg salah jalan

10 Apr

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali