Sri Sugiastuti

Mendidik dengan hati, berdakwah lewat tulisan, membaca dengan kaca mata 5 dimensi,selalu ingin berbagi dan menjaga silahturahmi. Tulisan adalah warisan yang ber...

Selengkapnya
Jangan Remehkan Dongeng

Jangan Remehkan Dongeng

Jangan Remehkan Dongeng.

Oleh: Sri Sugiastuti

Heru Kurniawan dalam bukunya Kiat Praktis Menjadi Penulis Kreatif dan Produktif, tentang dongeng ia menuliskan bahwa Dongeng itu cerita paling kaya sedunia. Cerita yang punya hak untuk menceritakan berbagai hal. Ada ranting yang bisa menangis karena merindukan hujan, anak-anak ayam yang sedang mencari layang-layang, buku dan pensil yang setiap hari bertengkar, putri pangeran dan kurcaci yang kehilangan jejak langkah, tikus yang ingin berteman dengan gajah sampai hantu hantu penunggu buah mangga jatuh.

Kemarin hari Sabtu tepatnya tanggal 8 Desember 2018 saya berkesempatan hadir di acara puncak peringatan hari guru nasional (HGN) tingkat provinsi Jawa Tengah. Dalam acara tersebut diberikan piala sekaligus penghargaan yaitu uang pembinaan kepada para guru yang sudah berprestasi baik di tingkat nasional atau di tingkat provinsi.

Selain itu acara tersebut dilengkapi dengan pameran buku hasil karya guru se-jawa tengah jadi masing-masing kota dan kabupaten yang ada di Jawa Tengah memiliki stand khusus untuk memamerkan buku karya mereka.

Dalam pemberian penghargaan Gubernur Jawa Tengah, salah satunya adalah pemenang lomba menulis dongeng di tingkat nasional yang dimenangkan oleh Wahyu Ratnawati seorang guru SD Cemara Dua Surakarta. Naskah dongeng yang berjudul Padi Si emprit yang memiliki 5 halamannya itu memenangkan juara pertama tingkat nasional.

Saya merasa beruntung bisa menghadiri acara tersebut sekaligus ada dalam mobil uang sama di perjalanan Solo Semarang pulang pergi bersama para juara guru muda dari Surakarta yang berprestasi. Ya saya sangat bersyukur dalam mendapatkan pengalaman baru.

Barter dengan buku parenting saya pun bisa memiliki buku dongeng Padi si Emprit buku dongeng yang mengisahkan, sedihnya si Emprit dan keluarganya karena tidak bisa panen raya dan mencari makan untuk anak-anaknya. Itu disebabkan sawah berubah menjadi bangunan. Petani rela menjual sawahnya dan beranggapan bahwa ia bisa membeli beras di pasar.

Pada akhir cerita penulis menyampaikan dan memberi pertanyaan kepada pembaca. Kalian bayangkan atau tanyakan kepada orang tua. Apakah Harapan si Emprit untuk panen padi bisa terwujud kembali dan bagaimana agar si Emprit bisa menikmati panen raya lagi?

Tiga pertanyaan yang dicantumkan di dalam dongeng itu betul-betul pertanyaan yang HOT sebagai pesan moral untuk pembacanya.

Dari naskah dongeng yang dimenangkan itu Bu Wahyu bisa berjumpa Pak Presiden dan hadir di Bogor tepatnya Pakansari, sebagai pelaku yang mendapat penghargaan. Juga berjumpa pak Ganjar dan masih diberikan penghargaan berupa uang dan piala.

Sungguh kebersamaan kami yang 12 jam itu sangat saya syukuri, karena dalam kegiatan apapun bila diniati dengan hati syukur dan ikhlas pasti ada hikmah yang bisa kita dapatkan.

Kebersamaan itu pun termasuk acara mendadak karenad2 hari sebelum hari H, ada info tentang pameran buku. Saya pun langsung menghubungi Sekretaris PGRI Surakarta dan sekaligus ditunjuk untuk mewakili penulis yang lain. berhubung waktunya mepet dan penulis harus menyiapkan 3 buku untuk setiap judul maka yang siap diikutkan untuk Surakarta hanya 14 judul. Itu pun 6 judul buku karya tua saya.

Ketika acara puncak dimana pak Ganjar menyampaikan sambutan nya yang sersan, serius tapi santai beliau tidak ingin dikasih buku tetapi ingin membeli buku yang dipamerkan masing-masing-masing satu judul satu exlempar.

Alhamdulillah 6 buku saya yang terbit di tahun 2018 ikut menjadi bagian dari buku yang dikoleksi oleh Bapak Ganjar Gubernur Jawa Tengah. Tentu saja ini suatu rezeki di akhir tahun yang tidak pernah saya targetkan sebelumnya.

Soloraya 10-12-2018.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Pak Heru satu daerah dengan sy bunda. Luar biasa beliau. Penggerak literasi sukses. Demikian juga bunda.

12 Dec
Balas

Iya Bun, insyaallah hari Sabtu tangga 15 Desember kami mau ke Purwokerto

14 Dec

Luar biasa, Bu Astuti

12 Dec
Balas

Akhirnya tertarik juga dengan dunia dongeng

14 Dec

Selamat,Bun.Buku Bunda dikoleksi Pak Ganjar. Masih suka ndongeng, Bun tiap mau bobo si kecil minta dongeng. Sehat dan sukses, Bun.

10 Dec
Balas

Ayo mendongeng Terima kasih sukses dan sehat ya

11 Dec

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali