Sri Sugiastuti

Mendidik dengan hati, berdakwah lewat tulisan, membaca dengan kaca mata 5 dimensi,selalu ingin berbagi dan menjaga silahturahmi. Tulisan adalah warisan yang ber...

Selengkapnya
MENEBAR ILMU PARENTING DI AHAD CERIA

MENEBAR ILMU PARENTING DI AHAD CERIA

Menebar Ilmu Parenting di Ahad Ceria.

_Oleh : Sri Sugiastuti_

_"Ketika anak Adam meninggal dunia, maka akan putuslah semua amalnya, kecuali tiga hal ilmu yang bermanfaat shodaqoh yang mengalir, dan anak yang sholeh yang selalu mendoakan orang tuanya_( *HR muslim Abu Dawud At-Tirmidzi, -Nasa'l dan Ahmad* )

Hadis ini modal dari setiap orang tua yang ingin kelak anaknya bisa meringankan azab di akhirat melalui doa yang mereka panjatkan kepada orang tuanya. Karena memahami ada kehidupan setelah mati.

"Masuk Surga Karena Anak" buku parenting saya yang baru terbit membawa berkah pagi ini. Alhamdulillah lewat buku itu saya bisa berbagi sekaligus mengingatkan para ibu untuk tetap semangat mendampingi putra putri nya di zaman now. Putra putri yang banyak menghadapi tantangan di era globalisasi saat ini.

Saya merasa bersyukur ada di komunitas "Emak Pintar" Jogya Solo dan sekitarnya yang dibidani oleh Indari Mastuti pegiat perempuan hebat dan pintar ini memiliki banyak komunitas yang produktif. Ada produksen gamis, penulis buku, dan pernak-pernik ibu dan anak. Kami sering mengadakan kopdar berbagi ilmu dan ini sangat bermanfaat.

Seperti pagi ini, saya dapat giliran untuk berbagi tentang parenting. Bedah buku "Masuk Surga Karena Anak " bisa jadi referensi berbagi dalam peserta kopdar hari ini. Juga bisa jadi pencerahan sekaligus memotivasi peserta ketika mendalangi buah hatinya.
Saya menyiapkan _flashdisk_ yang berisi _power points_ untuk sarana berbagi. Sengaja saya tidak membawa laptop, karena sudah difasilitasi dengan _TVsmart_. Ternyata ketika saya sambungkan ke flashdisk tidak mau tersambung. ( Wah TV nya tidak smart ya,) Terpaksa sharing lebih pada pemaparan apa yang ada di buku plus tanya jawab dengan berbagai masalah seputar ibu dan anak.

Saya merasa tersanjung ketika mereka dengan penuh antusias mendengarkan apa yang saya sampaikan dengan buku catatan dan ada juga yang menulis di tabletnya mengenai materi yang saya berikan. Layaknya berbicara dengan anak mantu saya sampaikan bagaimana seorang ibu harus berjuang dan mengawal hingga tetes darah penghabisan agar buah hati bisa sukses dunia dan akhirat. Ini penting karena bisa jadi salah satu tiket orang tua menuju surga.

Isi buku yang terdiri dari 6 bab bisa saya rangkum dengan ringkas, padat dan dipahami oleh peserta yang hadir. Setelah itu masih saya beri kesempatan tanya jawab. Sebagai penanya pertama Mbak Yuni bertanya tentang bagaimana memberi contoh keteladanan pada anak. Untuk menjawab pertanyaan ini saya hanya memberi satu contoh konkret yaitu ketika orang tua bisa menahan lapar agar anaknya tetap makan. Orang tua yang mau membela dan mendoakan yang terbaik untuk anaknya. Anak dikenalkan bagaimana perjuangan orang tua mendidik dan memberi rezeki yang halal kepada mereka.

Contoh yang negatif ketika orang tua melakukan kebohongan kecil yang kadang dilihat langsung oleh anak dan ini bukan contoh yang baik. Ketika ada tamu dan kita enggan menemui secara bisik-bisik kita sampaikan pada anak Tolong keluar dan katakan bahwa Ayah atau Ibu tidak ada. hal ini akan dicatat anak, bahwa ibunya bukan tokoh yang patut diteladani.

Pertanyaan berikut dari seorang ibu yang punya masalah karena anaknya Ketergantungan dengan gawai. disadari atau tidak Ini sebenarnya adalah kesalahan sang ibu. Alasannya sang Ibu tidak ingin anaknya bermain di luar karena bila bermain di luar Ketika pulang bermain sang anak justru banyak mendapatkan kosa kata baru dalam tanda kutip berupa hal yang negatif.

Jawaban saya perlahan tapi pasti Orang tua harus bisa menjauhkan anaknya dari gawai dengan alasan apapun. Jangan biarkan anak terlalu sering melihat aktivitas ibunya bersama gawai kesayangannya. Berikan kegiatan lain agar anak bisa melupakan gawai. Dan yang terpenting bila menggunakan gawai harus diawasi dengan seksama.

Pertanyaan terakhir yang cukup menarik adalah ketika seorang ibu menanyakan mengapa di dalam buku saya itu mengatakan bahwa anak perempuan itu lebih mulia dan harus diutamakan dan Bagaimana menjelaskan hal ini kepada anak laki-lakinya yang kadang-kadang iri dengan perlakuan ibunya terhadap anak perempuannya.

Saya jelaskan bahwa Allah dan juga Rasulullah memang sangat memuliakan perempuan dari bentuk tubuh pola pikir dan juga asal-muasal ciptaannya bahwa ia dari tulang rusuk Nabi Adam jadi memang harus diperlakukan dengan lemah lembut. Sejak dini anak laki-laki harus mengerti akan hal tersebut sehingga ia bisa memahami ibunya dan juga saudara perempuannya. Anak laki-laki boleh dipahamkan Bagaimana bahwa perempuan punya kodrat untuk hamil dan menjaga kandungannya selama 9 bulan.

Sebagai penutup acara sesi berbagi ilmu tentang painting saya bacakan terjemahan dari firman Allah: " Hai orang-orang yang beriman peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu." ( QS At Tahrim 66: 6)

Tak terasa waktu 90 menit untuk sesi berbagi baik itu berupa bedah buku dan juga sesi tanya jawab berlangsung cukup efektif dan bermanfaat. Alhamdulillah di akhir acara ada sesi foto bersama diikuti juga pemberian Tali Asih kepada saya berupa tas lurik cantik produksi dari Pedan Klaten. Sepertinya tas itu sudah lama saya dambakan dan qodratullah bisa saya miliki pada hari ini. Kalau rezeki memang tak tertukar.

Dalam kegiatan kopdar kali ini ada acara bazar dengan berbagai produk yang kami miliki. Ada yang mengisi dengan baju gamis, pernik ibu dan anak, aneka batik,sprei, taplak meja dan aneka jajanan pasar. Dan saya sendiri berjualan buku yang saya terbitkan. Alhamdulillah ada taplak meja, ada jadah, juga ciput (bagian dalam kerudung) yang bisa saya bawa pulang. Sementara ada 6 buku saya yang terjual. Itulah indahnya berbagi.

Saya selipkan disini ucapan terima kasih khusus buat mba Tri yang rumahnya sangat representatif untuk acara kopdar dengan nuansa Jawa yang asri, ini membuat saya betah berlama-lama di sana.

Terima kasih yaa Allah telah Kau izinkan hamba-Mu, menyampaikan sedikit ilmu yang dimiliki untuk berbagi, bersilaturahmi, dan bermuhasabah diri, dalam indahnya parenting yang Islami.

_Jelang Asar 05-08-2018_

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Artikelnya inspiratif, buk...

10 Aug
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali