Sri Sugiastuti

Mendidik dengan hati, berdakwah lewat tulisan, membaca dengan kaca mata 5 dimensi,selalu ingin berbagi dan menjaga silahturahmi. Tulisan adalah warisan yang ber...

Selengkapnya
PAK SYAIHU DAN PAYUNG MASJID NABAWI

PAK SYAIHU DAN PAYUNG MASJID NABAWI

PAK SYAIHU DAN PAYUNG MASJID NABAWI

Oleh Sri Sugiastuti

Ini kisah kekaguman Pak Syaihu ketika menjadi Tamu Allah dan berziarah ke masjid Nabawi. Dengan perasaan dan dari hati yang dalam kemegahan masjid dan paying cantik dan elok itu membawanya emngetahui bagaimana proses pemasangan dan cara kerja paying-payung itu.

Kemegahan masjid Nabawi bukan hanya terletak pada kubah hijau dan tiang-tiang gagah yang ada di hlaman masjid Nabawi, tapi juga pada payung yang secara otomatis bisa buka tutup. Hal itu jadi salah satu kekaguman Pak Guru.

Setelah menempuh jarak 450 Km dan menghabiskan waktu di atas bus selama 5 jam , perjalanan Mekkah-Madinah , akhirnya Pak Guru dan rombongan tiba di hotel tempat jamaah Haji dan Umrah menginap selama berada di Madinah. Tujuannya adalah untuk melaksanakan shalat Arbain yaitu shalat di masjid Nabawi sebanyak 40 waktu shalat wajib atau selama 8 hari. Tak kalah penting juga ziarah ke makam Rasulullah, wisata religi dan tadabur alam di kota Madinah.

Karena Pak Guru dan rombongan tiba di Madinah jelang shalat magrib suasan di sekitar masjid Nabawi terlihat terang benderang tak kalah dengan terangnya di halaman masjidil Haram. Pilar-pilar besar yang ada di dalam masjid Nabawi, karpet lembut dan bersih, juga udara sejuk di dalam masjid menambah suasana semakin nyaman untuk beribadah. Malam itu Pak Guru sudah memulai shalat Arbainnya. Ia juga sudah bisa berkunjung dan shalat di Raudhah.

Esok harinya setelah selesai jamaah subuh dan mau kembali ke Hotel, Pak Guru dibuat terkagum-kagum dengan adanya pemandangan yang menakjubkan yaitu terbukanya paying-payung megah di halaman Masjid Nabawi dan sekitar. Dalam waktu tiga menit payung yang jumlanya ratusan tersebut terbuka dengan sempurna dan membentuk pemandangan yang cukup indah di awal pagi itu.

Karena penasaran dengan keberadaan payung-payung itu, Pak Guru mencari informasi tentang payung di Masjid Nabawi. Menurut sumber yang dapat dipercaya payung-payung itu mulai berfungsi tahun 2010. Jumlah payung yang ada menurut petugas berjumlah 325 dengan ketinggian 20 meter dan lebar 25 meter. Payung ini terbuka secara otomatis dan membutuhkan waktu sekitar 3 menit untuk membukas empurna.

Payung ini akan terbuka sekitar pukul 05.30 dan tertutup pukul 18.00 Waktu Arab Saudi. Payung ini diimpor dari Jerman dan terbuat dari kain khusus yang lebih tebal dan lebih kuat dari kain terpal yang paling kuat. Kekuatan payung ini luar biasa bahkan pekerja yang bertugas mebersihkan payung bisa berjalan di atas payung ini antara 3-4 orang pekerja di atasnya.

Payung Masjid Nabawi di samping menambah keindahan Masjid Nabawi juga berfungsi sebagai pelindung jamaah pada waktu siang hari, juga sebagai obyek untuk berfoto bersama. Pak Guru tidak mau ketinggalan dengan momen keberadaannya di Masjid Nabawi, Ia dan istrinya pun berfoto dengan latar belakang payung-payung indah itu, baik ketika payung itu tertutup maupun ketika terbuka.

Sepenggal kisah ini bisa Gurusianers baca di dalam buku perdana Pak Syaihu.

Salam Jumat barokah

Soloraya 11-05-2018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Makasih atas uraian tentang buku saya, semoga menambah semangat untuk bisa kembali ke Makkah dan Madinah untuk haji dan umrah bersama keluarga ibu

11 May
Balas

Aamiin YRA

11 May

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali