Sri Sugiastuti

Mendidik dengan hati, berdakwah lewat tulisan, membaca dengan kaca mata 5 dimensi,selalu ingin berbagi dan menjaga silahturahmi. Tulisan adalah warisan yang ber...

Selengkapnya
*Puasa Ramadan Salah Satu Amalan Mengetuk Pintu Surga*

*Puasa Ramadan Salah Satu Amalan Mengetuk Pintu Surga*

*Puasa Ramadan Salah Satu Amalan Mengetuk Pintu Surga*

Catatan Ramadan 25.
_Oleh : Sri Sugiastuti_

Puncak kesulitan ibadah puasa Ramadan ada di penghujung Ramadan. Apakah kita merasa was-was tentang ibadah puasa kita diterima atau tidak? Nilainya bukan hanya sekedar menahan lapar dan haus. Di penghujung Ramadan ini kita sibuk dengan apa? padahal di penghujung Ramadhan ada malam 1000 Bulan. Mari berburu Lailatul Qadar. Wahai wanita Bagaimana dengan puasa Ramadan mu?

Itulah kalimat pembuka yang disampaikan oleh Ustadzah Purwani yang memberikan tausiyah di pengajian Umi Masitah yang sering saya ikuti. sedangkan inti pengajian pada sore hari ini adalah 4 kriteria wanita yang berhak masuk surga berdasarkan hadis yang ada.

Ada hadis tentang kriteria wanita yang akan meraih surga. Golongan seperti apakah mereka? Mereka adalah yang menjaga sholatnya, berpuasa di bulan Romadan, menjaga nama baik keluarga, dan taat pada suami.

Shalat adalah perintah Allah yang disampaikan di langit. Rasul dipanggil khusus untuk menerima perintah ini. Rasul juga minta keringanan agar shalat yang awalnya sehari 50 kali menjadi 5 kali dalam sehari. Perintah shalat memang beda dengan perintah-perintah Allah yang lain yang diturunkan di bumi.

Perintah shalat itu berat. Coba diingat-ingat dalam satu bulan berapa kali kita khusyuk ketika sholat.Kadang ketika sholat yang teringat justru jemuran yang belum diangkat. utang yang belum dibayar, atau masalah lain yang berseliweran di benak kita.

Beda dengan sahabat Rasulullah yang sangat khusyuk ketika shalat. Bahkan ada sahabat yang terluka ketika perang dan masih menempel tombak di punggung nya, sahabat tersebut minta dicabut tombak itu ketika ia shalat. Karena di saat ia sholat ia sangat khusyuk sehingga tidak akan merasakan sakit ketika dicabut tombak itu dari punggungnya. Jiwanya sedang menyatu dengan Rabbnya.

Para sahabat ketika sholat bisa menangis karena takut kepada Allah takut Apakah ibadahnya diterima atau tidak. Sedangkan kita ketika sholat menangis bukan karena takut melainkan banyaknya masalah yang dihadapi, tidak siap menerima ujian yang dianggap sangat memberatkan dan tidak mempunyai jalan keluar. Mengadu seakan hidupnya paling susah dan menderita.

Shalat itu ada syaratnya harus khusyuk dan shalat juga yang akan menjadi lentera ketika kita berada di alam kubur. Sholat kita akan dihisab. Maka perbanyaklah shalat Sunnah dan shalat wajib tepat waktu. Jangan pernah dunia melenakan sehingga kita lupa shalat, atau menundanya.

Wanita bisa masuk surga karena ibadah puasanya di bulan Ramadan. Wanita yang menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan baik sesuai dengan tuntunan yang diajarkan. Melaksanakan amalan di bulan Ramadan seperti tilawah Alquran, ada sedekah ada salat tarawih dan juga ada itikaf. Semua dikerjakan dengan ikhlas.

Berikut Wanita penghuni surga yang menjaga kehormatan suaminya dan keluarga. Ini bukan pekerjaan yang ringan. Banyak sekali contoh justru wanita mengumbar aib suaminya dan keluarganya. Seringkali wanita mencari pembenaran dengan cara yang kurang tepat sehingga yang didapat bukankah solusi melainkan kekisruhan.

Seharusnya wanita bisa menahan diri bersabar dan ikhlas. Mencari solusi harus berdasarkan al-quran dan hadis. Yang terpenting serahkanlah masalah tersebut kepada ahlinya yang bisa memberikan solusi yang terbaik.

Bila saat ini perkawinan sudah mencapai di atas 30 tahun itu artinya Allah telah banyak menolong kehidupan kita dalam berumah tangga. Hal ini harus disyukuri. Karena banyak orang yang jodohnya pendek harus hidup tanpa pendamping.

Kita harus Ridha dengan paketan yang Allah berikan dan dengan kesabaran dan keikhlasan kita bina untuk saling memahami satu dan yang lainnya, dan saling memberikan perhatian dan kasih sayang. Jaga kehormatan hingga sampai ke surga.

Kriteria wanita yang masuk surga yang terakhir adalah wanita yang taat pada suaminya. Mari merenung sejenak, sudahkah kita taat pada suami? Kadang diminta untuk membuatkan minum saja kita banyak alasan. Ada seorang wanita yang bertanya bagaimana bila suami tidak berperan? benda yang mencukupi semua kebutuhan dari pihak wanita.

Memang tidak ada contoh yang konkrit yang diberikan pada zaman Rasulullah. Tapi contohlah Khadijah istri Rasulullah yang kaya raya dan menginfakkan seluruh harta bendanya untuk perjuangan Rasulullah. Khodijah ridha hartanya habis untuk perjuangan, diputar untuk beli kebun kurma yang disedekahkan pada orang yang membutuhkan. Kekayaannya dibagikan pada umatnya.

Jadi walaupun suami kita miskin ataupun tidak berdaya kita wajib taat padanya. Dikisahkan pernah istri nabi meminta perhiasan dari rampasan perang. Tetapi apa jawaban Rasulullah. Kalian memilih Muhammad atau harta benda? Sampai akhirnya turun ayat yang menjelaskan mau memilih dunia atau Rasulullah. Hal ini juga membuat Ayah Aisyah yaitu Abu Bakar marah besar. tidak ingin Aisyah merengek meminta perhatian.

Belajar dari contoh yang ada mari kita bermahasabah. Sudahkah kita belajar dari apa yang diajarkan oleh Rasulullah dan juga sudahkah sesuai dengan ajaran yang ada di dalam al-quran?

Taat pada suami dikala usia sudah senja itu berat tetapi rasa syukur harus tetap ada karena diberi jodoh yang panjang dan tetap saling mengasihi. Kita harus punya komitmen mau sehatnya dan juga harus mau sakitnya. Kita menyadari bila usia sudah renta nikmat Allah sudah berkurang.

_Bersambung_

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Subhanallah..., tulisan bunda selalu sarat makna. Jazakillah khoir sudah mengingatkan. Semoga kita termasuk pada 4 kriteria tersebut...njih bunda. Salam sehat dan sukses selalu. Mohon ma'af lahir dan bathin . Barakallah...bunda.

12 Jun
Balas

Alhamdulillah.mari saling mengingatkan ya. Berharap bisa taat pada suami hingga ajal menjemput. Mohon maaf lahir dan batin.

13 Jun

Bu Tuti selalu punya bahan tulisan, sukses selalu bu.

13 Jun
Balas

Sukses juga untuk Bu Romdonah.Menulis untuk melawan lupa.

13 Jun

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali