Sri Sugiastuti

Mendidik dengan hati, berdakwah lewat tulisan, membaca dengan kaca mata 5 dimensi,selalu ingin berbagi dan menjaga silahturahmi. Tulisan adalah warisan yang ber...

Selengkapnya
Semangat Berbuat Kebaikan

Semangat Berbuat Kebaikan

Semangat Berbuat Kebaikan

Oleh:Sri Sugiastuti

Bagaimana kita memulai aktivitas di waktu pagi? Ingatlah bahwa berusaha dan bekerja di waktu pagi adalah berkah. Terdapat sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam at-Tirmidzi, Abu Dawud, dan yang lainnya.
Dari Shakhr bin Wada’ah al-Ghamidi radhiallahu ‘anhu,

“Ya Allah, berkahilah umatku di waktu paginya.”
Dan Nabi biasa mengutus pasukannya di awal hari. Shakhr radhiallahu ‘anhu adalah seorang pedagang. Ia memulai perdagangannya di awal hari, maka ia pun mendapatkan keuntungan dan harta yang banyak.

Abdullah bin Abbas suatu hari melihat anaknya tidur di waktu pagi, ia pun berkata, “Bangunlah! Apakah engkau tidur pada waktu rezeki sedang dibagi-bagikan?”

Belajar dari hadis di atas sudah selayaknya, kita harus mengobarkan semangat bekerja di dalam diri kita masing-masing.

Semangat bekerja harus jadi gaya hidup.Banyak contoh yang bisa diamalkan.Perhatikan tukang sayur yang bekerja keras menjemput rezeki di pagi buta. Begitu juga dengan Guru yang lokasi mengajarnya nun jauh disana. Tanpa ada semangat bekerja dan landasan nya ibadah tentu mereka tidak akan mendapatkan hasil yang optimal.

Bagaimana dengan semangat bekerja saya? Barusan lihat di kaca. Semangat selalu ada, tapi tetap belum optimal dan Allah yang membolak- balikkan hati. Mudahkan saya untuk bisa menjaga semangat kerja yang sudah ada.

Harapan ketika bekerja jangan kotori dengan hasil yang dibayangkan dan pasti akan diperoleh. Ingatlah rezeki itu sudah ada yang mengatur dan kata orang bijak, rezeki tak akan tertukar.

Hal kecil yang sudah saya lupakan terpaksa jadi ingat kembali, ketika ada WA yang masuk dan mengabarkan bahwa posisi sedang di the Sunan mengikuti Bimtek Kasdarlindung, segera akan datang ke rumah.

Dengan senang hati saya balas bahwa saya menunggu kedatangan nya atau saya yang mengunjunginya. Akhirnya diputuskan bahwa Bu Lilik, begitu memanggil yang akan ke rumah.Sayangnya waktunya kurang tepat. Di saat saya berangkat ke Bandara ia telpon bahwa posisi tersesat ketika menuju rumah saya. Kebetulan dapat driver gocar yang tidak peduli. Ia diturunkan di berempat yang salah.

Saya pun galau antara menemuinya dengan risiko ketinggalan pesawat atau saya lupakan Bu Lilik yang sedang kebingungan menunggu saya.Untungnya kontak tetap tersambung.
" Kita putar balik Pak, saya harus menemui Bu Lilik, insyaalah waktunya cukup.." Dituruti permintaan saya oleh mas Bojo dan saya harus tahan mendengar ocehan nya dari mulai kalimat " bTidak tertib, disiplin, dan kalimat lain yang membuat telinga merah". Saya diam untuk mengalah.

Alhamdulillah, Bu Lilik sudah berdiri di depan kelurahan sesuai dengan petunjuk saya. Kami pun berpelukan dan perlahan mulai ingat bahwa dia pernah transit di rumah ketika selesai pelatihan sore hari sedangkan tiket pulang yang dimiliki masih nanti tengah malam, dan kami pun asyik berbagi. Sampai saat tiba kami antar ke stasiun.

Dua hari lalu saya kami bisa ngobrol lagi dalam perjalanan menuju bandara. Dia yang membawa makanan khas Malang, plus pengalaman nya mengikuti bimtek, juga rencana-rencananya ke depan.

Menurut saya semua Allah yang menggerakkan dan atas Izin-Nya. Sampai Bandara memang agak mepet, tapi ketika chek in malah dapat seat di depan, dan tidak delay alias lancar. Yaa Allah di sela acara yang padat merayap masih Kau sisipkan suatu moment yang membahagiakan untuk saling menguatkan persahabatan kami.

Begitu lah cara Allah menunjukkan yaa Rahman yaa Rahim, yang harus disyukuri dan dimaknai dengan ikhlas.

Top of Form

Bottom of Form

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Sebuah pencerahan yg sangat bagus. Terima kasih sekali, Bu Sri.

04 Nov
Balas

Terima kasih kembali sudah singgah dan berbagi

04 Nov

Jazakillah khoir untuk tulisan sarat ibrah ini, bunda. Kuncinya, selalu bersyukur, nijh bunda? Salam sehat dan sukses selalu. Barakallah, bunda.

04 Nov
Balas

Alhamdulillah Bu Nana dengan bersyukur membuat hatijadi lapang dan bersih

04 Nov

Selalu dibalut syukur, sukses selalu dan barakallah

04 Nov
Balas

Password syukur memang oke hehe Terima kasih Bu Siti Ropiah

04 Nov

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali