Sri Sugiastuti

Mendidik dengan hati, berdakwah lewat tulisan, membaca dengan kaca mata 5 dimensi,selalu ingin berbagi dan menjaga silahturahmi. Tulisan adalah warisan yang ber...

Selengkapnya
UTUSAN PAK WALIKOTA DATANG LAGI

UTUSAN PAK WALIKOTA DATANG LAGI

Utusan Pak Walikota Datang Lagi

Oleh:Sri Sugiastuti

Bel tanda masuk setelah istirahat kedua baru saja berbunyi saya yang berada di ruang guru tiba-tiba diberitahu bahwa ada tamu. Kata orang tamu itu rezeki.

Segera saya tinggalkan ruang guru dan menemui tamu yang datang. Sepertinya saya sudah hapal dengan sosok yang ada di depan saya. Ya beliau adalah Pak Budiman utusan Bapak Walikota Surakarta yang dua minggu lalu datang ke sekolah menyelesaikan administrasi dan mengambil salah satu ijasah yang tertahan.

Saya pun jadi GR ( gede rasa) dan berharap ada suatu kabar gembira darinya. Ternyata benar dia langsung mengutarakan maksud dan tujuannya bahwa pada hari ini akan mengambil salah satu ijazah siswa kami yang sudah tertahan sejak tahun 2011.

Alhamdulillahirobbilalamin itu artinya ada rezeki untuk sekolah kami yang memang saat ini sangat membutuhkan banyak dana baik untuk pengembangan maupun kesejahteraan guru dan karyawan maklum kami sekolah swasta dengan standar gaji dibawah UMR.

Tidak dipungkiri saat ini masih tertahan sekitar 120 an ijazah yang ada di sekolah kami dari tahun terlama 1991 hingga saat ini. Alasan ijazah itu tertahan tak lain dan tak bukan karena mereka tidak bisa memenuhi apa yang menjadi kewajibannya yaitu menyelesaikan administrasi. Padahal sekolah saat itu dengan leluasa dan bijaksana memberi kelonggaran pada mereka tetap bisa mengikuti ujian hingga mereka lulus.

Banyak alasan yang menyebabkan mereka tidak mengambil ijazah tersebut diantaranya karena memang dia merasa tidak memerlukan ijazah tersebut. Kedua karena mereka bisa bekerja tanpa menggunakan ijazah. Dan yang ke-3, sebetulnya mereka ingin memiliki ijazah tersebut dan menyelesaikan administrasi tetapi masalah ekonomi dan kehidupan yang tidak memungkinkan dia untuk mengambil ijazah.

Tetapi ada juga beberapa siswa yang sangat tidak peduli dengan ijazahnya tersebut. Nyatanya sudah 7 tahun ijasah pun belum ada fotonya dan belum dicap tiga jari inilah salah satu kelemahan dari sekolah yang administrasinya kurang tertib.

Sebenarnya saya pribadi juga malu menyerahkan ijazah yang belum ada fotonya dan juga cap tiga jari tapi itulah kenyataan yang ada. Ini adalah warisan yang saya dapatkan Ketika saya menggantikan per Juli 2018.

Berharap dengan kejadian tersebut ke depan bisa lebih tertib lagi dan terus mengawal baik di bidang kedisiplinan, ketertiban, dan juga menjaga agar semangat belajar para siswa meraih ilmu ataupun mendapatkan pekerjaan yang layak bisa diperolehnya dengan selembar ijazah yang diperjuangkan selama 3 tahun sekolah.

Akhirnya saya pun berandai-andai bila 120 ijazah ini bisa diambil atau sampai kepada pemiliknya, dan ada uang administrasi yang bisa dikelola pasti saya bisa merenovasi sekolah dari hal yang paling kecil seperti mengecat pagar memperbaiki internet yang rusak mengganti keramik kamar mandi atau toilet yang sudah usang dan terlihat kumuh.

Tak terasa sudah hampir bulan ke-6 saya membenahi kegiatan internal dan berusaha untuk menegakkan kedisiplinan juga merangkul bapak ibu guru dan karyawan agar solid, kompak dan merasa memiliki tanggung jawab yang sama agar sekolah ini tetap eksis dan menjadi bagian ibadah yang mereka lakukan.

Terima kasih pak Wali, kami tunggu uluran bantuan dari bapak, karena masih banyak warga bapak yang ijazahnya tertahan di sekolah kami. Semoga bantuan yang Bapak berikan bisa bermanfaat untuk yang memiliki ijazah dan juga untuk sekolah kami yang ingin maju dan menjadi bagian dari masyarakat dan lingkungan di Surakarta.

Soloraya 05-12-2018

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali